Belajar Hidup

Tuesday, 10 September 2013

Belajar Hidup: Istana Kota Bahran Di Labusel kotapinang

Belajar Hidup: Istana Kota Bahran Di Labusel kotapinang: Istana Kota Bahran Di Labusel Kian Tak Terurus Saat ini kondisi fisik istana hanya tinggal 20 persen yang masih utuh. Namun hal itu tak m...

Di mana pun bisa jika kita ingin



Subhanallah

Di mna pun kita berada, bukanlah suatu kendalah bagi kita untuk melaksanakan shalat.

aminn...












Sunday, 8 September 2013


Sedekah asal kata bahasa Arab shadaqoh yang berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seorang muslim kepada orang lain secara spontan dan sukarela tanpa dibatasi oleh waktu dan jumlah tertentu. Juga berarti suatu pemberian yang diberikan oleh seseorang sebagai kebajikan yang mengharap ridho Allah SWT dan pahala semata. Sedekah dalam pengertian di atas oleh para fuqaha (ahli fikih) disebuh sadaqah at-tatawwu' (sedekah secara spontan dan sukarela).





Di dalam Alquran banyak sekali ayat yang menganjurkan kaum Muslimin untuk senantiasa memberikan sedekah. Di antara ayat yang dimaksud adalah firman Allah SWT yang artinya:

''Tidak ada kebaikan pada kebanyakan bisikan-bisikan mereka, kecuali bisikan-bisikan dari orang yang menyuruh (manusia) memberi sedekah, atau berbuat ma'ruf atau mengadakan perdamaian di antara manusia. Dan barangsiapa yang berbuat demikian karena mencari keridhaan Allah, maka kelak Kami akan memberi kepadanya pahala yang besar.'' (QS An Nisaa [4]: 114).


Orang yang memberi petunjuk kepada kebaikan sama pahalanya seperti orang yang melakukannya. (HR. Bukhari).

1. Amalan yang Utama

Rasulullah SAW telah bersabda:
“Tangan yang di atas lebih baik daripada tangan yang di bawah. Tangan diatas adalah yg memberi dan tangan di bawah adalah yang menerima”(HR. Muslim)

Umar Bin Khathtab pernah berkata:
“Sesungguhnya amalan-amalan itu saling membanggakan diri satu sama lain, maka sedekahpun berkata (kepada amalan- amalan lainnya),’Akulah yang paling utama diantara kalian’

2. Melindungi Dari Bencana

Rasulullah SAW pernah bersabda seperti dibawah ini:
“Obatilah orang sakit diantara kalian dg sedekah”

Imam Ibnu Qayyim Al-Jauziyyah mengatakan:
“Sesungguhnya sedekah bisa memberikan pengaruh yg menakjubkan utk menolak berbagai macam bencana sekalipun pelakunya orang yang fajir (pendosa), zhalim atau bahkan orang kafir, karena Allah SWT akan menghilangkan berbagai macam bencana dengan perantara sedekah tersebut…”

3. Berlipat Ganda Pahalanya

Allah SWT telah berfirman:
“Perumpamaan (infak yg dikeluarkan oleh) orang-orang yg menginfakan hartanya di jalan Allah adalah serupa dg sebutir benih yg menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiapbulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yg Dia kehendaki, dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui(QS.Al-Baqarah:261)

Rasulullah SAW juga bersabda:
“Barangsiapa bersedekah senilai satu biji kurma yg berasal dari mata pencaharian yg baik—dan Allah tidak akan menerima kecuali yg baik—maka sesungguhnya Allah akan menerimanya dg tangan kanan-Nya, kemudian dipelihara untuk pemiliknya, sebagaimana seseorang diantara kalian memelihara anak kuda, sehingga sedekah itu menjadi (besar) seperti gunung”

4. Dapat Menghapus Dosa dan Kesalahan

Rasul SAW bersabda:
“Bersedekahlah kalian, meski hanya dg sebiji kurma. Sebab, sedekah dapat memenuhi kebutuhan orang yang kelaparan, dan memadamkan kesalahan, sebagaimana air memadamkan api”

Beliau juga menasehatkan kepada para pedagang:
“Wahai sekalian pedagang,sesungguhnya setan dan dosa menghadiri jual beli kalian, maka sertailah jual beli kalian dengan sedekah.”


5. Menjadikan Harta Berkah dan Terus Berkembang

Allah SWT berfirman:
“Katakanlah,’Sesungguhnya Rabb-ku melapangkan rejeki bagi siapa yg dikehendaki diantara hamba-hambaNya dan menyempitkan bagi (siapa yg dikehendaki-Nya).
Dan apa yg kamu infakkan, maka Allah akan menggantinya dan Dialah pemberi rejeki sebaik-baiknya.(QS.Saba’:39)

Rasulullah SAW bersabda:
“Sesungguhnya Allah akan mengembangkan sedekah kurma atau sepotong makanan dari seorang diantara kalian, sebagaimana seseorang diantara kalian memelihara anak kuda atau anak untanya, sehingga sedekah tersebut menjadi besar seperti bukit Uhud”



Adab-adab Bersedekah



Bersedekah merupakan amal shalih yang paling agung, bahkan termasuk amal terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Bersedekah juga merupakan salah satu sebab di lindungi seseorang dari adzab kubur dan mendapat naungan Allah pada hari kiamat. Apalagi jika orang yang mengeluarkan sedekah itu memperhatikan adab-adabnya.Diantara adab-adab bersedekah adalah sebagai berikut:1. Ikhlas dalam BersedekahSeseorang wajib mengikhlaskan niat karena Allah semata didalam bersedekah dan mencari keridhaan-Nya serta kedekatan disisi-Nya, baik sedekah wajib maupun sedekah mustahab (sunnah). Jika keikhlasan tidak ada, maka sedekah akan batal dan dapat menggugurkan pahalanya. Sebagian orang bersedekah dengan tujuan riya' dan su'ah serta berbangga-bangga untuk menyombongkan diri agar ia dikenal dengan sedekahnya. Bahkan ia berusaha menonjolkan hal itu. Orang-orang seperti ini akan di sisa ada hari Kiamat dengan siksa yang sangat berat.Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Orang yang pertama kali dipanaskan dengan (tubuh) mereka api Neraka pada hari kiamat ada tiga golongan..."Kemudian Beliau bersabda, "Dan hadirkan yang bersedekah."sampai dengan sabda Nabi, "Allah berkata, "Engkau berdusta. Sesungguhnya engkau bersedekah agar dikatakan dermawan. Begitulah (kenyataan) yang telah dikatakan..." (HR. Muslim no.1095, dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu)2. Mempelajari Kewajiban-kewajiban dalam BersedekahSeorang Muslim wajib mempelajari tentang sedekah-sedekah yang diwajibkan aas dirinya, mempelajari ukuran-ukurannya dan kepada siapa sedekah itu harus diberikan, serta hal lain-lain yang akan meluruskan ibadahnya tersebut. Hal itu dilakukan sebelum ia melakukan sedekah, walaupun ia harus bertanya kepada ahli ilmu. Sebab ia tidak akan terhitung melaksanakan kewajiban didalam ibadah hingga ia melakukannya sesuai dengan yang di syari'atkan Allah Subhanhu wa ta'ala. Selain itu, agar tidak mengeluarkan sesuatu dari jenis harta yang tidak wajib dikeluarkan zakatnya atau ia tidak memberikannya kepada orang yang tidak berhak menerimanya dan hal-hal semacam itu.3. Tidak Menunda-nunda Sedekah yang Wajib Hingga Keluar WaktunyaJika telah wajib seseorang muslim untuk mengeluarkan zakat atas hartanya, tanamannya, perniagaannya, atau yang lainnya dari harta sedekah yang wajib, maka ia wajib mengeluarkannya pada waktunya. Tidak boleh ia menundanya tanpa adanya udzur. Hal itu tidak boleh sama sekali. Siapa yang menunda hingga keluar dari waktunya tanpa udzur, niscaya ia akan menghadapi kemarahan Allah Subhanahu wa ta'ala.4. Mendahulukan Sedekah yang Wajib daripada yang Mustahab (Sunnah)Wajib atas seorang Muslim, apabila ia harus mengeluarkan zakat yang wajib dan telah tiba waktunya, agar mendahulukannya daripada sedekah yang mustahab. Itulah hukum asalnya. Sebab, menunaikan sedekah yang wajib termasuk rukun Islam. Allah Subhanahu wa ta'ala tidak akan menerima amalan-amalan yang sunnah hingga ia mengamalkan amalan wajib. Amalan yang disukai Allah untuk mendekatkan diri kepada-Nya adalah dengan menunaikan kewajiban, sebagaimana yang disebutkan didalam hadits qudsi: "...dan tidaklah seorang hamba mendekatkan diri kepada-Ku dengan sesuatu yang lebih Aku sukai daripada apa-apa yang telah Aku wajibkan atasnya..." (HR. al-Bukhari no. 6502 dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu)Barangsiapa yang telah mendahulukan sedekah yang mustahab atas sedekah yang wajib maka ia berada dalam kesalahan yang besar. Ia melakukan hal itu disebabkan kejahilan terhadap syari'at dan karena kekurangan ilmunya tentang hal-hal yang disukai Allah Subhanahu wa ta'ala.5. Mengeluarkan Zakat dari Jenis-jenis Harta yang Telah Ditentukan Syari'at Apabila Telah Wajib AtasnyaApabila sudah jatuh kewajiban atas seorang Muslim untuk mengeluarkan sedekah (zakat) atas barang tertentu secara syar'i, dan syari'at telah menjelaskan cara mengeluarkan jenis tertentu dari hartanya, seperti zakat fitrah, zakat yang telah diwajibkan oleh Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam, yaitu satu sha' gandum/ burr atau satu sha' kurma atau satu sha' sya'ir (jewawut) atau sejenisnya, maka seharusnya seorang Mukmin mengeluarkan zakat harta-hata yang telah disebutkan Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam atau hal-hal yang beliau sebutkan didalam nash tersebut. Janganlah ia mengeluarkan pengganti selainnya atas dasar ijtihad sendiri, dengan anggapan bahwa jenis-jenis harta yang lain dapat menggantikan kedudukannya atau lebih bermanfaat dari jenis-jenis tersebut. Sebab, kalaulah demikian halnya, tentu syari'at telah menyebutkannya dan tentu Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam telah mengisyaratkannya, atau telah memilihnya atau memberikan pilihan kepadanya. Maka bagaimana mungkin seorang Mukmin berprasangka bahwasanya perhatian Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam telah luput dari perkara ini? Apakah syari'at tidak memperhitungkannya?Mengeluarkan jenis-jenis harta yang telah disebutkan didalam syari'at akan menjauhkan seorang Muslim dari perselisihan-perselisihan pendapat fiqih tentang barang yang digunakan sebagai penggantinya, apakah boleh atau tidak. Sebab, tidak ada orang mengatakan bahwasanya jenis-jenis harta yang dikeluarkan menurut ketetapan syari'at tidak sah. Namun, yang menjadi khilaf (perbedaan pendapat) adalah harta jenis lain, apakah sah atau tidak.6. Hendaklah Sedekah itu Dari Hasil yang BaikBersedekah dari harta yang halal karena itu merupakan sebab diterimanya sedekah tersebut dan yang akan menghasilkan pahala, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam,"Tidaklah seseorang yang bersedekah dengan harta yang baik, dan Allah tidak akan menerima kecuali yang baik-baik, melainkan Allah akan mengambil dengan Tangan Kanan-Nya. Jika itu berupa sebutir kurma, niscaya ia akan tumbuh ditelapak tangan Allah 'Azza wa jalla hingga menjadi lebih besar daripada gunung. Sebagaimana seseorang diantara kamu menyamai benihnya atau memelihara anak unta." (HR.Ahmad II/538, an-Nasa'i V/57, at-tirmidzi no.661 dan ia berkata 'Hasan Sahih' dan Ibnu Majah no. 1842 dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu. Lihat kitab Shahiihul Jaami' no. 5600)Al-fasil adalah unta kecil. Wajib atas orang yang bersedekah untuk mengusahakan agar sedekahnya berasal dari harta yang baik. Kalau tidak demikian, niscaya sedekahnya tidak akan diterima. Sungguh mengherankan, sering kali kami mendengar para penari atau penyanyi yang mendermakan hasil usahanya yang buruk itu untuk amal-amal kebaikan. Demikian pula pedagang obat terlarang, penjual khamr, penerima suap, atau yang lainnya. Mereka mensedekahkan harta yang buruk dari harta dan hasil usaha mereka. Kalaulah mereka benar-benar jujur, niscaya mereka akan meninggalkan apa-apa yang mereka kerjakan itu karena ketaatan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan memenuhi perintah-Nya. Namun, kebanyakan dari mereka bertujuan untuk berbangga-bangga, menyombongkan diri, agar orang-orang mengatakan bahwa ia adalah orang yang dermawan.7. Memberi Sedekah Kepada Orang-orang yang MembutuhkanHendaknya orang-orang yang bersedekah berusaha memberikan sedekahnya kepada orang-orang yang berhak menerimanya dari kalangan orang-orang fakir, miskin, anak yatim, janda orang yang terlilit hutang, dan orang-orang yang berhak menerima sedekah. Janganlah ia memberikannya kepada orang yang ia ketahui tidak membutuhkannya. Apabila itu sedekah yang wajib (zakat), maka tidak sah kecuali diberikan kepada orang yang berhak menerimanya. Seandainya, yang dimaksud adalah sedekah yang sunnah, maka dianjurkan mendahulukan orang yang pantas menerimanya. Sebab, sedekah itu akan menjaga mereka dari perbuatan yang haram untuk mendapatkan sesuap nasi atau yang lainnya. Allah Subhanahu wa ta'ala telah menjelaskan jenis-jenis orang yang menerima zakat."Sesungguhnya zakat-zakat itu hanyalah untuk orang-orang fakir, orang-orang miskin, pengurus-pengurus zakat, para muallaf yang dibujuk hatinya, untuk (memerdekakan) budak, orang-orang yang berhutang, untuk jalan Allah dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan, sebagai sesuatu ketetapan yang diwajibkan Allah; Dan Allah Maha Mengetahui lagi Mahabijaksana." (Qs. At-Taubah: 60)8. Mengeluarkan Harta yang Terbaik dalam BersedekahJanganlah seseorang sengaja mengeluarkan barang-barang atau makanan yang buruk untuk disedekahkan, atau memilih harta-harta yang buruk didalam bersedekah. Namun hendaklah ia memilih yang bagus. Demikan jika mampu, hendaklah ia memberikan yang paling bagus karena hakikatnya ia menyerahkannya untuk dirinya disisi Allah Subhanahu wa ta'ala.Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Hai orang-orang yang beriman, nafkahkanlah (dijalan Allah) sebagian dari hasil usahamu yang baik-baik dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu. Dan janganlah kamu memilih yang buruk-buruk lalu kamu nafkahkan darinya, padahal kamu sendiri tidak mau mengambilnya melainkan dengan memincingkan mata terhadapnya..." (Qs. Al-Baqarah: 267)Demikian seorang yang bersedekah, hendaklah mengeluarkan yang terbaik yang dimilikinya untuk Allah Subhanahu wa ta'ala. Sebab, ia akan medapatkan barang yang disedekahkannya itu terpelihara disisi Allah Subhanahu wa ta'ala pada saat ia membutuhkannya diakhirat.9. Bersedekah dengan Apa-apa yang Dia CintaiJika seorang hamba mampu bersedekah dengan sesuatu yang ia cintai dari harta, makanan atau yang sejenisnya, maka ia akan mendapatkan pahala yang lebih besar dari Allah Subhanahu wa ta'ala.Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna) sebelum menafkahkan sebagian harta yang kamu cintai..." (Qs. Ali 'Imran: 92)Oleh karena itu 'Abdullah bin 'Umar radhiyallahu'anhu apabila datang kepada beliau seorang peminta-minta, maka ia kan memerintahkan keluarganya untuk memberikannya gula karena ia menyukai gula. Demikianlah, hendaknya orang-orang yang suka berbuat baik segera berlomba-lomba melakukannya.10. Tidak Menggugurkan Sedekah dengan Mengungkit-ungkit dan Menyakiti Orang yang Menerima SedekahTidak boleh seorang hamba mengungkit-ungkit sedekah kepada orang yang menerimanya atau merendahkannya dengan sedekah, atau menyebutkan kebaikan-kebaikan atau jasa-jasa yang telah ia berikan kepadanya. Sebab, hal itu dapat melukai perasaan orang yang menerimanya dan dapat menghapus (pahala) sedekah, sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala:"Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu menghilangkan (pahala) sedekahmu dengan menyebut-nyebutnya dan menyakiti (perasaan si penerima)..." (Qs. Al-Baqarah: 264)Allah juga menyifati orang-orang yang beriman didalam firman-Nya:"Orang-orang yang menafkahkan hartanya dijalan Allah, kemudian tidak mengiringi apa yang dinafkahkannya itu dengan menyebut-nyebut pemberiannya dan dengan tidak menyakiti (perasaan si penerima), mereka memperoleh pahala disisi Rabb mereka. Tidak ada kekhawatiran terhadap mereka dan tidak (pula) mereka bersedih hati." (Qs. Al-Baqarah: 262)11. Mengagumi Nikmat-nikmat Allah Subhanahu wa ta'ala dan MensyukurinyaWajib bagi orang yang bersedekah agar merenungi nikmat Allah Subhanahu wa ta'ala atas dirinya ketika bersedekah. Sebab, Alah telah menjadikannya kaya dan tidak membuatnya terpakasa menerima sedekah. Allah Subhanahu wa ta'ala menjadikan tangannya diatas. Allah Subhanahu wa ta'ala menjadikannya orang yang memberi dan bukan menerima. Yang demikian termasuk nikmat Allah atas dirinya sehingga ia harus bersungguh-sungguh mensyukurinya dengan mentaati Allah Subhanahu wa ta'ala. dan memperbanyak sedekah, serta berkasih sayang dengan orang fakir, miskin dan mereka yang membutuhkan.12. Hendaknya orang yang Bersedekah Tidak Memandang Dirinya Berjasa Atas Orang yang Menerima SedekahnyaWajib atas orang yang bersedekah untuk tidak memandang dirinya berjasa atas orang fakir dan orang yang membutuhkan. Namun, hendaknya ia memandang semua itu sebagai karunia Allah Subhanahu wa ta'ala karena Dialah yang telah memberikan dan melimpahkan harta tersebut kepadanya. Allah pun memberinya taufik kepada Islam dan melepaskan dirinya dari kebakhilan atau sifat kikir sehingga ia segera untuk bersedekah.Bahkan, seorang mukmin yang bijak akan melihat bahwasanya orang fakir itulah yang telah mencurahkan karunia atasnya. Sebab, orang fakir menerima sedekahnya sehingga memberikan kesempatan baginya untuk menerima pahala dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Bahkan, orang-orang shalih dari kalangan Salaf berkata: "Demi Allah, aku memandang justru orang fakir adalah yang melimpahkan karunia atasku. Kalaulah Allah Subhanahu wa ta'ala tidak menjadikan mereka menerima sedekahku, niscaya aku akan terhalang dari pahala dan balasan dari Allah Subhanahu wa ta'ala.13. Tidak Mengurungkan Niat Bersedekah karena Keraguan terhadap Orang yang MenerimanyaApabila seorang yang bersedekah ragu terhadap orang yang menerima sedekahya, tidak juga bisa memastikan apakah ia benar-benar fakir atau tidak, maka janganlah hal itu membuatnya tidak jadi bersedekah. Sebab, ada dasarnya ia mengharapkan pahala dari Allah Subhanahu wa ta'ala dari sedekahnya. Hal ini kerap kali terjadi. Selama ia bersungguh-sungguh memberikan sedekah kepada yang berhak, dan besar sangkaannya bahwa orang yang dimaksudkan berhak menerimanya, maka berikanlah sedekah itu. Bahkan, Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam tidak pernah menolak orang yang memintanya, sebagaimana sabda Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam:"Seorang laki-laki berkata: 'Malam ini aku akan bersedekah'. Kemudian ia keluar membawa barang yang akan disedekahkannya. Ternyata, ia memberikannya kepada pencuri sehingga pada pagi harinya orang-orang berbicara: 'Tadi malam seorang pencuri menerima sedekah.' Maka orang itu berkata: 'Ya Allah segala puji bagi-Mu, sedekah itu jatuh ketangan pencuri.' Setelah itu orang itu berkata: 'Aku akan bersedekah.' Kemudian ia keluar membawa sedekahnya. Ternyata sedekah itu jatuh ketangan pelacur sehingga orang-orang berkata: 'Tadi malam seorang pelacur menerima sedekah.' Maka orang itu berkata: 'Ya Allah, segala puji bagi-Mu, sedekah itu jatuh ketangan pelacur.' Sesudah itu ia berkata: 'Aku akan bersedekah.' Kemudian ia membawa sedekahnya. Ternyata sedekah itu jatuh ketangan orang kaya. Hingga orang-orangpun berkata: 'Orang kaya juga mendapatkan sedekah.' Maka ia berkata: 'Ya Allah segala puji bagimu, sedekah itu jatuh ketangan pencuri, pelacur dan orang kaya.' Dikatakan kepadanya: 'Sungguh, sedekahmu telah diterima. Adapun pencuri itu mudah-mudahan ia tidak lagi mencuri dan pelacur itu, mudah-mudahan ia meninggalkan perbuatan zina, sedangkan orang yang kaya itu, mudah-mudahan hal itu menjadi peringatan sehingga ia suka bersedekah dari kekayaan yang diberikan Allah kepadanya'." (HR. Al-Bukhari no. 1421 dan Muslim no. 1022 dari Abu Hurairah radhiyallahu'anhu)Laki-laki dalam hadits diatas mengira bahwa ketiga orang tersebut menerima sedekah yang ia berikan, sedang ikhlas dalam memberikannya. Oleh karena itu, Allah menerima amalnya walaupun orang-orang yang menerima sebenarnya tidak berhak menerima sedekah. Itulah tujuan utama dari orang yang bersedekah, yaitu mengharapkan pahala balasan dari Allah Subhanahu wa ta'ala. Hal itu benar-benar terjadi. Adapun tujuan yang lain ialah memberi manfaat bagi orang fakir dan mencukupi hajat mereka, yang bisa diwujudkan jika yang menerimanya benar-benar berhak. Mungkin juga justru yang tercapai adalah tujuan yang lain, yaitu menjadi i'tibar (pelajaran) jika orang yang menerima sedekah itu bukanlah orang yang berhak. Namun, jika orang yang bersedekah itu yakin bahwa orang yang meminta tidak berhak, atau menjadikan meminta-minta sebagai profesi, maka ia boleh menahan sedekahnya.14. Lebih Dulu Memberikan Sedekah Kepada Karib KerabatApabila karib kerabat mereka termasuk orang yang membutuhkan, maka hak mereka lebih besar daripada hak oranglain.Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Sedekah kepada orang miskin (mendapat satu pahala), sedangkan kepada karib kerabat menadapat dua pahala; pahala sedekah dan pahala silaturahim." (HR. Ahmad [IV/17,18,214], at-Tirmidzi no. 658 dan dihasankannya, an-Nasa'i V/92, Ibnu Majah no. 1844, al-Hakim I/407 dan dishahihkannya serta disetujui oleh adz-Dzahabi dari Salman bin 'Amir. Lihat Shahiihul Jaami' no. 3858)Barangsiapa yang mendapatkan kelapangan untuk bersedekah, hendaklah ia mendahulukan karib kerabatnya jika mereka membutuhkan karena mereka lebih berhak menerimanya. Jika tidak demikian, ia boleh menyerahkannya kepada orang lain. Semakin dekat derajat kekerabatannya dengan orang yang menerima sedekah itu, maka semakin besar pula pahala sedekahnya. Allahu a'lam.15. Merahasiakan Sedekah Kecuali Untuk Suatu kepentinganDianjurkan kepada setiap Muslim jika ia bersedekah untuk merahasiakan sedekahnya dari pengetahuan manusia sebisa mungkin. Sesungguhnya hal itu lebih dekat kepada keikhlasan serta lebih menjaga harga diri dan kehormatan orang yang menerimanya.Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman, "Jika kamu menampakkan sedekah(mu), maka itu adalah baik sekali. Dan jika kamu merahasiakannya dan kamu memerikan kepada orang-orang fakir, maka merahasiakan itu lebih baik bagimu..." (Qs. Al-Baqarah: 271)Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam telah menjelaskan bahwa orang yang merahasiakan sedekahnya termasuk orang-orang yang dinaungi pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan Allah Subhanahu wa ta'ala.Nabi Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda, "Tujuh orang yang Allah naungi pada hari ketika tidak ada naungan kecuali naungan Allah Subhanahu wa ta'ala: .....dan seorang yang bersedekah, ia menyembunyikan sedekahnya sehingga tangan kirinya tidak tau apa yang disedekahkan oleh tangan kanannya." (HR. Al-Bukhari no. 660, Muslim no. 1031) Hadits ini berisi anjuran untuk merahasiakan sedekah.Meskipun demikian, apabila disana ada kepentingan dan maslahat yang kuat untuk menampakkannya, maka yang lebih baik adalah menampakkannya. Contohnya, orang yang terhormat bersedekah kepada orang yang membutuhkan dihadapan khalayak agar mereka mengikutinya untuk bersedekah. Dengan begitu, ia telah mencontohkan kepada mereka perbuatan baik. Misalnya juga orang yang mengeluarkan zakat secara terang-terangan dihadapan orang banyak untuk mengingatkan mereka tentang waktu zakat, seperti juga orang yang khawatir tidak menemukan orang yang membutuhkannya jika ia tidak memberikanya saat itu juga dihadapan orang banyak. Masih banyak lagi permasalahan lainnya. Hal itu semua dilakukan dengan tetap menjaga diri dari riya' dan tetap menjaga keikhlasan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala didalamnya.16. Tidak Mengambil Kembali SedekahnyaJika seseorang memberikan suatu sedekah, maka ia tidak boleh mengambilnya kembali dari orang yang telah menerimanya.Rasulullah Shallallahu'alaihi wa sallam bersabda: "Perumpamaan orang yang bersedekah kemudian ia mengambil kembali sedekahnya seperti anjing yang memuntahkan sesuatu kemudian ia menjilat muntahannya untuk memakannya lagi." (HR. Muslim no.1622 dari Ibnu 'Abbas radhiyallahu'anhuma)Hadits diatas menerangkan perumpamaan yang sangat jelek bagi orang yang mengambil kembali sedekahnya. Tidaklah dibuat perumpamaan itu, melainkan karena buruknya perbuatan tersebut. Maka dari itu, wajib atas Muslim ketika bersedekah agar mengeluarkan sedekahnya dengan kemurahan hati dan ia tidak mengambil kembali apa yang telah disedekahkan dengan alasan apapun.Demikianlah yang dimudahkan Allah Subhanahu wa ta'ala bagiku dari adab-adab sedekah, yang jumlahnya enam belas adab. Alhamdulillahi Rabbil 'aalamiin.[Dikutip dari kitab Ensiklopedi Adab Islam Menurut Al-Qur’an dan As-Sunnah oleh Syaikh ‘Abdul ‘Aziz bin Fathi as-Sayyid Nada, terbitan Pustaka Imam Asy-Syafi’i, cetakan pertama/Agustus 2007]

Monday, 2 September 2013

Istana Kota Bahran Di Labusel kotapinang





Istana Kota Bahran Di Labusel Kian Tak Terurus




Saat ini kondisi fisik istana hanya tinggal 20 persen yang masih utuh. Namun hal itu tak mengurangi kesan gagah yang terpancar dari gedung yang sudah tak beratap, tak berlantai dan sebagian dindingnya telah rompal itu. Padahal menurut sejumlah warga, pada tahun 1980-an, kondisi istana tersebut masih terlihat menarik meski beberapa bagiannya sudah hancur.

kini hampir seluruh fisik bangunan rusak.
Menurut pengamatan Saya, dinding luar istana yang konon merupakan istana termegah yang dimiliki Kesultanan Kotapinang itu tampak kusam dan ditumbuhi lumut. Sedangkan dinding dalam istana yang bercat warna putih juga mengelupas di banyak tempat dan berjamur.

Selain itu, di beberapa dinding istana yang dibangun pada masa kejayaan Kesultanan Kotapinang tersebut terdapat banyak coretan hingga merusak keindahannya. Bahkan, beberapa material bangunan yang dulunya masih utuh tak terlepas dari keusilan tangan-tangan jahil yang merusaknya.

Pada bagian dalam istana yang dulunya dijadikan tempat keluarga besar sultan untuk menggelar kegiatan pemerintahan itu kini penuh dengan sampah. Bahkan di satu sudut istana yang menghadap ke timur kini telah berubah menjadi tempat bermain dan di bagian utara digunakan warga yang bermukim di sekitar istana sebagai jemuran dan kandang ternak. Kondisi ini membuat istana yang sangat kokoh itu terlihat jorok.

Kekohann bangunan tua ini sudah teruji. Peledakan yang dilakukan pada masa revolusi sosial yang terjadi sekira tahun 1946 tidak sanggup melenyapkan gagahnya istana tempat Seripaduka yang Dipertuan Kotapinang Musthafa Perkasa Alamsyah XII bertahta tersebut.

Tengku Irvan Bahran bin Mohammad Anwar seorang di antara cicit Sultan Musthafa Perkasa Alamsyah yang kini menetap di Jakarta mengatakan, istana Kota Bahran dibangun oleh Sultan Musthafa Perkasa Alamsyah bin Ismail sekira tahun 1930-an dan bangunan ini diresmikan pada tahun 1934. Istana Kota Bahran merupakan istana paling baru dan merupakan istana terakhir serta termegah yang dibangun oleh Kesultanan Kotapinang. Dalam tradisi Kesultanan Kotapinang, setiap raja baru akan membuat istana baru sebagai singgasananya.

“Istana lama berada si seberang sungai Barumun,” katanya.
Menurutnya, kemegahan istana Kota Bahran itu dibangun dari hasil sektor pertanian terutama tanaman karet yang pada saat itu mempunyai nilai dagang yang sangat bagus. Dalam mendesain istana ini, Sultan Mustafa mengadopsi gaya Mediterranean pada masa itu. Inspirasi itu didapatkannya ketika bersekolah di Mesir.

Namun usia istana Kota Bahran terbilang singkat, pada masa revolusi sosial yang terjadi sekitar tahun 1946 bangunan tersebut dihancurkan. Tak hanya meluluh lantakkan istana, dalam peristiwa itu, Tengku Long Mustafa anak tertua dari Tengku Mustafa juga ikut terbunuh walaupun beliau sudah menjadi wedana (Pejabat Republik Indonesia) di Rantauprapat. “Para pembunuh mengatasnamakan revolusi walaupun yang sebenar-benarnya mereka ingin merampas harta benda tanpa mengadili atau menanyakan, langsung membunuh.

Ini disebabkan kurangnya informasi pada zaman itu sehingga kejahatan sangat mudah terjadi dengan mengatasnamakan sesuatu alasan,” kata Irvan.
Beruntung kata dia, ketika itu ayah, nenek dan pamannya dapat menyelamatkan diri dan lari ke Pulau Penang (Malaysia). Menurutnya, hingga kini, dua orang anak Sultan Mustafa masih hidup satu orang menetap di Amerika dan seorang lagi bermukim di Jakarta.

Mantan Gubernur Sumut Syamsul Arifin ketika berkunjung ke Kabupaten Labusel pada 2009 lalu menyarankan agar istana ini dipugar kembali. Menurutnya, keunikan arsitektur istana itu sangat menarik wisatawan untuk berkunjung. Mantan Pj Bupati Labuhanbatu Selatan Sabrina sebelumnya pun pernah berjanji akan mengembalikan bentuk Istana Kota Bahran pada gedung kantor Bupati Labuhanbatu Selatan yang akan dibangun. Sebab untuk mengembalikan istana tersebut kebentuk aslinya cukup sulit.

Namun sampai kini rencana menduplikasi arsitektur istana tersebut belum terealisasi.

Sunday, 1 September 2013

♥- Mutiara Nasehat -♥

::- Kita tak pernah sendiri -:: Allah Ta'ala berfirman: "Sesungguhnya Allah Maha Mengawasi kamu sekalian" (QS. an-Nisaa' /4:1). "Dan adalah Allah Maha Mengawasi segala sesuatu (QS. al-Ahzab /33:52). Dalam sebuah Syair dikatakan: ”Jika sesekali engkau menyendiri Jangan katakan ”Aku benar-benar sendiri.” Tapi katakan ”Aku diawasi Sang Pengawas” Jangan engkau kira Allah pernah lalai barang sesaat. Jangan pula engkau duga Ada hal tersembunyi dari-Nya barang sedikit pun." Semoga kita bisa mengambil pelajaran dan mengamalkannya. Aamiin. -Mari terus berbagi KEBAIKAN- Bagikan/Share, Semoga menjadi KEBAIKAN Anda.
Suratinah, dari Boneka Raih Penghargaan CMA Posted on September 1, 2013 by Ester Meryana Berbekal sedikit modal dan pengalaman, Suratinah berani membuka usahanya sendiri, yakni membuat boneka. Keteguhannya dalam menjalankan usaha, termasuk dalam situasi krisis ekonomi, membuahkan hasil yang manis. Omset puluhan juta rupiah dalam satu bulan kini ia genggam. Suratinah pun menjadi pemenang pertama dalam ajang Citi Microentrepreneurship Award (CMA) tahun 2007 untuk …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Citi Microentrepreneurship Award, Kabupaten Magelang, Suratinah, SWA, Tin Panda Collection, UKM, usaha boneka | Leave a comment Michael Dunne, Presdir Baru GM Indonesia Posted on August 31, 2013 by Lila Intana Per 1 September 2013, PT General Motors (GM) Indonesia punya presiden direktur baru. Dia adalah Michael Dunne. Pria asal Detroit, Amerika Serikat, yang juga berprofesi sebagai penulis ini nantinya bakal bertugas mengembangkan bisnis GM di Indonesia, termasuk mengembangkan fasilitas pabrik di Bekasi. Dunne memiliki pengalaman yang mumpuni mengenai bisnis di …More» Posted in Profile | Tagged bisnis otomotif 2013, Chevrolet, Chevrolet Spin, Marcos Purty, Michael Dunne, penjualan Chevrolet 2013, Presiden Direktur PT Galenium Pharmasia Laboratories, PT General Motors (GM Indonesia), SWA | Leave a comment Muhammad Awaluddin, Jagoan Marketing Asal Betawi Jebolan Harvard Posted on August 29, 2013 by Lila Intana Sejak mulai berkarier sebagai staf biasa hingga kini menjabat posisi CMO (Chief Marketing Officer) Enterprise Business Service di PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom), Muhammad Awaluddin telah mengukir sederet prestasi. Dia membawa Telkom meraih beberapa penghargaan seperti “Indonesia Platinum Category CSR” dari Kementerian Sosial (2009), Staya Lencana Pembangunan” yang diberikan oleh Presiden …More» Posted in Profile | Tagged best CMO BUMN 2013, bisnis telco 2013, Chief Marketing Officer (CMO) terbaik, Direktur Enterprise Business Service PT Telekomunikasi Indonesia, Muhammad Awaluddin, paradox marketing, President Indonesia Marketing Association, PT Telekom Indonesia (Telkom), SWA | Leave a comment Luther Jahja, Tantangannya Inovasi Teknologi Posted on August 29, 2013 by Rif'atul Mahmudah Schneider Electric merupakan perusahaan yang telah terjun selama 40 tahun di Indonesia. Pekan lalu, perusahaan ini mengundang pimpinan-pimpinan level manajer perusahaan-perusahaan semen di Indonesia untuk lebih memperkenalkan teknologinya. Salah seorang yang turut bertanggung jawab terhadap bisnis Schneider Electric ini adalah Luther Jahja yang menjabat sebagai Vice President Industry Business. Luther …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Luther Jahja, profile, Schneider Electric, swa 2013, Technology, Vice President Industry Business | Leave a comment Vincentia Laksono, Getol Jualan Online Hingga Kopi Durian Posted on August 27, 2013 by Gustyanita Pratiwi Postur boleh mungil, tapi ide bisnisnya luar biasa besar. Begitulah citra seorang Vincentia Laksono, wirausahawati muda yang kini tercatat sebagai mahasiswi tingkat akhir Kampus IT & B Medan. Anak pertama dari 2 bersaudara, kelahiran 1 Agustus 1992 ini memang cakap dalam berbisnis. Meski baru tahap kecil-kecilan, namun ia tak kekurangan …More» Posted in Profile, Youngster Inc., Youngster Inc. Entrepreneur, Youngster Inc. Headline | Tagged DE Production, EO, event birtday party, Kampus IT & B Medan, Kopi Durian, Medan, modeling, online shop, Pineng Malaysia, private party, Putri Favorit Real Estate Indonesia asal Sumatera Utara 2012, TVC, Vincentia Laksono, VL Collection, Wedding | Leave a comment Loo Cheng Chuan, Tingkatkan Bisnis Melalui Inovasi Teknologi Posted on August 26, 2013 by Ario Fajar Nama Loo Cheng Chuan di Indonesia memang kurang begitu tersohor. Tapi jika Anda mencari di mesin pencari seperti Google, nama tersebut akan muncul di berbagai pemberitaan. Lulusan Master Bisnis dari Standford University Amerika Serikat ini dipercaya sebagai Head (Local Life) Singtel Group Digital Life. Menjabat sebagai posisi penting memang tidak …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Head (Local Life) Singtel Group Digital Life. Inovasi, Loo Cheng Chuan, Shopify, swa 2013, swaonline, Teknologi, UKM | Leave a comment Kishore Musale: Dulu Turis, Kini Ekspat Classic Stripes Posted on August 25, 2013 by Ester Meryana “Saya heran, kenapa mereka (perusahaan) memilih keluar (dari Indonesia)? Padahal ini negara yang bagus.” Begitu yang dilontarkan oleh seorang Kishore Musale, yang menjabat sebagai Commisioner & Managing Director PT Classic Stripes, produsen aksesoris mobil asal India. Memang belakangan, karena berbagai sebab, misalnya saja karena kenaikan upah minimum, sejumlah perusahaan disebut …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Classic Stripes, Commisioner & Managing Director PT Classic Stripes, ekspat, India, Kishore Musale, pabrik stiker, perusahaan otomotif Jepang, produsen aksesoris mobil asal India, SWA | Leave a comment Alex Soetjipto, Bantu Indonesia Lewat Pemda Berkarya Posted on August 22, 2013 by Ester Meryana Tinggal lama di luar negeri, bahkan telah menjadi warga negara di negara lain, tak berarti loyalitas seorang Alex Soetjipto kepada Indonesia, negara tempat dia lahir, luntur. Dia yang telah tinggal selama 25 tahun di Amerika Serikat ini justru gigih dalam membantu sejumlah daerah di Tanah Air untuk berkembang. Gerakan dia …More» Posted in Profile | Tagged Alex Soetjipto, Bisnis, diapora Indonesia, Kabupaten Kepulauan Sangihe, Kongres Diaspora Indonesia II, Kota Batu Malang, Kota Bogor, Pemerintah Daerah Berkarya, St. Louis-Bogor Sister Cities, SWA | Leave a comment Yus’an, Mantan Birokrat yang Kini ‘Bermain’ Kedelai Posted on August 21, 2013 by Gustyanita Pratiwi Nama Ir. Yus’an mungkin familiar sebagai seorang birokrat. Jabatan terakhirnya adalah Wakil Kepala BKPM yang beriringan tugas dengan Gita Wirjawan. Kariernya di institusi ini sejak tahun 1985 serta mendapatkan banyak promosi jabatan mulai dari bidang pemantauan, pengawasan, evaluasi, sekretaris utama, hingga Wakil Kepala BKPM. Secara keseluruhan dirinya sudah terhitung 35 …More» Posted in Profile | Tagged 17 November 1948, Asosiasi Kedelai Indonesia (Akindo), Direktur Eksekutif Akindo, Ir. Yus’an, Komisaris Independen PT FKS Multi Agro Tbk, Mantan Birokrat yang Kini 'Bermain' Kedelai, Mantan Wakil KEpala BKPM, ulusan Teknik Perkapalan, Universitas Hassanudin | Leave a comment Ambisi Darius Membangun Kerajaan Bisnis Posted on August 16, 2013 by Rif'atul Mahmudah Darius Sinathrya tak asing lagi di dunia entertaintment. Wajahnya kerap menghiasi layar kaca sebagai seorang pembawa acara olahraga. Tetapi, mungkin banyak yang tidak tahu bahwa dia juga piawai mengelola bisnis. Ditemui di sela kegiatan P&G beberapa waktu lalu, Brand Ambassador Head & Shoulders ini berbagi cerita mengenai bisnis yang dijalankannya termasuk …More» Posted in Profile, Youngster Inc. Entrepreneur | Tagged Bisnis, Brand Ambassador Head & Shoulders, Catalogna Sportindo, Darius Sinathrya, Donna Agnesia, Entrepreneur, shampo, swa 2013 | Leave a comment Adrian De Luca, CTO Baru Hitachi Data Systems Asia Pasifik Posted on August 15, 2013 by Eva Martha Rahayu Hitachi Data Systems Corporation (HDS), anak perusahaan yang sepenuhnya dimiliki oleh Hitachi, Ltd telah menunjuk Adrian De Luca sebagai Chief Technology Officer (CTO) Asia Pasifik. Ini adalah posisi yang baru dibuat untuk mengawasi perkembangan keseluruhan penawaran bagi pelanggan. De Luca juga akan mewakili HDS Asia Pasifik di Global Office of …More» Posted in Profile | Tagged Adrian De Luca, Asia Pasifik, Baru, Bisnis, CTO, Hitachi Data Systems., profile, swa 2013 | Leave a comment Yola Sutjiutomo, Sarjana Teknik yang Menekuni Dunia Kosmetik Posted on August 6, 2013 by Lila Intana Meski menyandang gelar Sarjana Teknik, Yola Sutjiutomo, justru lebih tertarik menekuni karir di dunia kosmetik. Perempuan 34 tahun asal Surabaya ini kini menduduki posisi Business Unit Manager untuk L’Oréal Professionnel Indonesia. Yola lulus dari Universitas Tarumanagara pada tahun 2011 dengan jurusan Teknik Perencanaan Wilayah dan Kota (Planologi). “Setelah lulus saya …More» Posted in Profile | Tagged Business Unit Manager L’Oréal Professionnel Indonesia, L'Oreal, L'Oreal Professionnel, profil Yola Sutjiutomo, profile, PT Kinocare Era Kosmetindo, SWA, Yola Sutjiutomo | Leave a comment Niatan Milawarma Bawa PTBA Melangkah Maju Posted on August 5, 2013 by Ester Meryana Belum termasuk lama memang Milawarma memimpin PT Bukit Asam (Persero) Tbk (PTBA), perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang bergerak di bidang pertambangan. Tahun ini adalah tahun kedua ia menjabat sebagai Direktur Utama BUMN itu. Dengan jabatan yang diembannya, pria yang mendapatkan gelar Master dari University of Wollongong (Australia) ini …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, derivatif batu bara, Indonesia Green Economy, Milawarma, Pembangkit Listrik Tenaga Uap, PT Bukit Asam (Persero) Tbk, SWA, tambang batu bara | Leave a comment Ambisi Rajesh Thadani Melejitkan Lenovo Indonesia Posted on August 2, 2013 by Ario Fajar Meski baru menduduki posisi sebagai Country General Manager Lenovo Indonesia, Rajesh Thadani mampu mematahkan pesimisme banyak pihak. Dalam kurun waktu tiga bulan, pria berdarah India ini mampu meraih dua dijit pasar Lenovo pada quarter pertama. Karier profesionalnya dimulai di IBM India pada tahun 2000. Di sana ia dipercaya untuk menangani …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Country General Manager Lenovo Indonesia, IDC, India, Lenovo, Lenovo Indonesia., profile, Rajesh Thadani, swa 2013 | Leave a comment Kiat Saefudin Noer Mengelola Karyawan Posted on July 31, 2013 by Ario Fajar Menjadi bos tidaklah mudah. Pasalnya, selain harus mengejar target perusahaan, seorang bos juga dituntut untuk bisa mengelola karyawan. Masalahnya, justru banyak top eksekutif yang terjerembab pada kondisi jarak antara bos – bawahan. Walhasil, iklim kerja semakin menurun dan tujuan akhir perusahaan pun tidak tercapai. Namun tidak begitu dengan Udin Saefudin …More» Posted in Profile | Tagged Bank Syariah, Bisnis, Head of Syariah Banking CIMB Niaga, Karyawan, profile, Saefudin Noer, swa 2013, Udin Saefudin Noer | Leave a comment Chef Dina Fattia, di Medan Apapun, Masakan Harus Enak Posted on July 26, 2013 by Gustyanita Pratiwi Olahan daging di satu acara masak mungkin sudah biasa. Namun yang fully ikan dari a-z (habis ditangkap dari air sampai ketemu di piring saji), mungkin Fish and Chef pelopornya. Program berdurasi 30 menit besutan Trans 7 yang tayang tiap Senin sampai Rabu, pukul 15.15 WIB ini memang dirancang lain. Fokus …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Chef Dina Fattia, Enterpreneur Restoran Sardine, Fish and Chef, Host, Masakan harus Enak, masakan ikan, profile, pukul 15.15 WIB, swa 2013, Trans 7 | Leave a comment Muhammad Assad, Pebisnis Muda yang Kecanduan Menulis Posted on July 18, 2013 by Gustyanita Pratiwi Muhammad Assad kembali mengudara. Kali ini bukan cerita dari ladang bisnisnya, melainkan profesi sampingannya sebagai penulis. Sebagai informasi, pengusaha muda kelahiran 16 Januari 1987 ini memang telah malang melintang sebagai pembicara internasional serta aktif mengelola core bisnis di bidang retail untuk brand cheese stick, Deli Cheez, Notes From Qatar Group …More» Posted in Profile | Tagged 99 Hijab Stories, Deli Cheez, Gramedia, kelahiran 16 Januari 1987, Muhammad Assad, Qatar, Rayyan Capital, S2 Islamic Finance di Hamid bin Khalifa University | Leave a comment Widyaretna Buenastuti, Ujung Tombak Pfizer Indonesia Posted on July 17, 2013 by Nimas Novi Dwi Arini Widyaretna Buenastuti sudah bergabung dengan Pfizer Indonesia sejak tahun 2002. Sembilan tahun bekerja di bidang legal Pfizer Indonesia rupanya membuka peluang baginya untuk menempati posisinya saat ini. Komunikasi diakuinya sebagai sebuah pelajaran baru yang membuatnya tertarik untuk mengembangkan karirnya di Pfizer Indonesia. Jika bidang hukum menghadapkannya pada tumpukan kertas dan …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, farmasi, obat obatan, Pfizer, Pfizer Indonesia, profile, Public Affairs and Communications Director, swa 2013, Widyaretna Buenastuti | Leave a comment Andrew Ardianto, Jadikan JRP Lebih Maju Posted on July 8, 2013 by Gustyanita Pratiwi Dalam kurun waktu 28 tahun, John Robert Powers (JRP) Indonesia nyatanya makin powerful menunjukkan eksistensinya di ranah pendidikan, khususnya bidang pengembangan kepribadian. Hal ini dibuktikan dengan adanya regenerasi jajaran board of director, utamanya bagi mereka yang masih ‘hijau’ untuk terjun langsung mengelola perusahaan. Satu di antaranya yaitu Andrew Ardianto, yang …More» Posted in Profile | Tagged 28 tahun, 8 Oktober 1978, Andrew Ardianto, Edith Cowan University, John Robert Powers (JRP) Indonesia, Kerjaan Sudah Seperti Calling, Malang, Manajemen, Pert Australia, President Director sekaligus Curricullum Director di John Robert Powers Indonesia, putra dari Indayati Oetomo selaku International Director untuk JRP Indonesia. | Leave a comment Gara-Gara Bola, Rizky Terpacu Jadi CEO Sebelum Umur 40 Tahun Posted on July 5, 2013 by Gustyanita Pratiwi Tersulut semangatnya setelah nonton bola, Muhammad Rizky Nazer bertransformasi menjadi pribadi yang lebih fleksibel dalam berkarier. Tidak ingin terpancang pada satu disiplin ilmu, dirinya ingin mempelajari segala sesuatu dengan perspektif yang lebih luas. Demi cita-citanya yang ingin menjadi CEO sebelum berumur 40 tahun, pria kelahiran Jakarta, 3 Oktober 1982 yang …More» Posted in Profile | Tagged Bisnis, Enterprise Risk Management Manager PT Trakindo Utama, jurusan Teknik Industri di Universitas Trisakti, kelahiran Jakarta, Muhammad Rizky Nazer, nonton bola, pernah berkarir di Garuda Indonesia, profile, S2 di UI Jurusan Marketing, swa 2013 | Leave a comment
Hidup memang tidak mudah, namun serumit apapun, kehidupan ini tetap harus kita jalani, karena Tuhan punya rencana dibalik semua itu

BANGGA MENJADI DIRI SENDIRI

Sahabat.. barangkali ada di antara kita yang pernah membandingkan diri sendiri dengan orang lain tentang kelebihan dan kekurangan yang ada dalam diri kita.. Yang lebih parah jika kita merasa minder dengan kekurangan yang ada dalam diri kita.. Padahal jika kita renungi secara lebih mendalam setiap orang pasti memiliki kelebihan dan kekurangan, termasuk diri kita.. Keinginan untuk menjadi orang lain seringkali membingungkan kita sendiri karena terlalu banyak kepura-puraan yang pasti akan kita lakukan. Kita tidak tahu apa yang sebenarnya kita mau dan inginkan, karena kita tidak berani menjadi diri sendiri dan tidak jujur terhadap diri sendiri.. Pada dasarnya setiap manusia terlahir secara unik,dalam artian mereka masing-masing memiliki bakat dan keahlian sendiri-sendiri yang tentu saja berbeda satu dengan lainnya. Agar berani menjadi diri sendiri datalah kelebihan-kelebihan yang kita miliki, kemudian kita kembangkan secara lebih maksimal, niscaya kita akan percaya bahwa kitapun memiliki bakat dan keahlian yang tidak dimiliki oleh orang lain.. Sesungguhnya hal yang paling berharga yang ada pada diri kita adalah menjadi diri sendiri dan tidak terlalu memaksakan menjadi orang lain. Kekurangan dan kelebihan kita itu sudah diatur oleh Allah, jadi apa yang kita miliki saat ini adalah anugerah dari Allah yang wajib kita syukuri karena itulah hal yang terbaik, yang Dia berikan kepada kita. Akan lebih indah jika kita meningkatkan apa yang menjadi kelebihan kita untuk menutupi kekurangan yang kita miliki daripada terus menerus merasa minder dengan kekurangan yang ada... Saudaraku..kata syukur menjadi kata kunci utama untuk menjadi diri sendiri. Kita memang banyak kekurangan, tapi jangan sampai kekurangan tersebut menjadikan kita minder dalam menatap kehidupan. Syukuri segala apa yang ada di tangan kita dan berusaha memaksimalkannya untuk menghasilkan sesuatu yang terbaik. Tidak ada resep ajaib bagi sebuah kepercayaan diri, tapi ada beberapa kebiasaan sehari-hari yang bisa membuat Anda berada pada jalur yang tepat. Apakah dalam keadaan penuh tekanan, banyak janji, bosan atau merasa resah, Savvysugar memberikan tips untuk membantu Anda meningkatkan rasa percaya diri dan membangun perilaku positif. Berikut ini adalah tips-tips untuk lebih mencintai diri sendiri : 1. Kelilingi Diri dengan Orang-orang Positif Minat dan perilaku bisa saling menginfeksi satu sama lain, jadi jika Anda ingin meningkatkan kepercayaan diri cobalah untuk tetap berteman dengan orang yang penuh percaya diri. Ingatlah kalau orang yang selalu berjuang dengan keresahan mereka akan membuat Anda mengalami hal yang sama. 2. Menjadi Perencana Terorganisir adalah kunci untuk selalu merasa baik dalam kehidupan sehari-hari, jadi pastikan semua pekerjaan yang harus Anda lakukan masuk dalam daftar atas kegiatan Anda. Terburu-buru, terlambat mengerjakan dan ketinggalan tenggat hanya akan membuat Anda berada dalam kecemasan. Tapi Anda bisa menghindari semua bencana ini dengan mudahnya membuat semua daftar pekerjaan yang harus dilakukan. 3. Miliki Waktu Bersenang-senang Untuk menjadi diri sendiri, Anda perlu meluangkan waktu untuk mengerjakan hobi dan minat yang Anda sukai. Apakah itu hanya berjalan-jalan, membaca buku atau melakukan kegiatan seni, Anda perlu memprioritaskan waktu untuk kegiatan yang akan membuat Anda tenang. 4. Cukup Tidur Jika Anda merasa lelah dan jatuh, maka minat dan kepercayaan diri sudah pasti ikut terpengaruhi. Anda butuh energi untuk bersosiali dan berproduksi, jadi usahakan untuk mengindari hal-hal yang membuat Anda lelah dengan melakakukan cukup istirahat. 5.Beri Penghargaan Pada Diri Anda Jika Anda tidak berhenti dan mengenali pencapaian diri Anda setiap harinya, maka Anda akan kehilangan kesempatan penting untuk meningkatkan rasa percaya diri. Semua penilaian terhadap diri sendiri meskipun kecil akan meningkatkan dan mengingat betapa hebatnya diri Anda. 6. Beristirahat Berhenti, bernafas dan nikmati hidup yang pendek dan tenang. Kalau tidak, Anda akan berakhir dengan kondisi mental yang membuat Anda merasa terkuras dan kosong. Istirahat adalah salah satu cara terbaik untuk santai dan mengisi energi kembali, jadi jangan lupa untuk berhenti sejenak sesering mungkin. 7. Buat Tujuan Yang Sederhana dan Realistis Sanjungan kecil bisa membantu Anda meningkatkan percaya diri, jadi siapkan tujuan yang sederhana dan jangka pendek untuk diri sendiri. Usahakan untuk mengganti target Anda yang terlalu besar menjadi lebih kecil dan menjadi mudah dicapai. 8. Memberi Kembali Ini paling sering dikatakan tapi memang benar, mengabdikan diri Anda akan membuat Anda menjadi lebih baik lagi. Bergabung menjadi relawan, grup komunitas atau mendonasikan pakaian kepada yang membutuhkan akan menjadi pemicu kecil meningkatnya kepercayaan diri Anda. 9. Katakan "Tidak" Jika Perlu Menjadi orang yang selalu mengatakan "Ya" kadang menguntungkan, tapi kalau berlebihan akan memicu stress dan kecemasan. Hilangkan ketegangan dengan menolak permintaan, jika Anda merasa sudah berlebihan. Dengan kata lain, saat Anda merasa hidup lebih seimbang, maka Anda akan menjadi lebih bahagia dan orang yang enak diajak berteman. 10. Gerakkan Tubuh Anda Tingkatkan hormon endorphin dalam tubuh dengan melakukan olahraga atau jalan cepat di pagi hari. Berolahraga memiliki keuntungan secara fisik dan emosional, membuat Anda menjadi orang yang lebih bahagia dan bebas. 11.Penuhi Kalender Akan sangat sulit mencintai diri sendiri jika Anda hanya berdiam di rumah. Matikan komputer, telepon teman Anda dan tulis semua aktifitas yang bisa Anda lakukan sepanjang minggu. Jalan-jalan, mengunjungi teman, berkencan di kedai kopi, apapun itu intinya Anda perlu keluar dan mengakhiri perasaan rendah diri.

Saturday, 31 August 2013

DAMPAK NEGATIF TIDUR DI PAGI HARI

Assalamualaikum Wr Wb Di zaman yang serba teknologi ini, manusia tidak dapat lepas dari yang namanya GADGET, baik itu Laptop, Tablet, Smartphone atau yang lainnya. terutama orang - orang yang dalam pekerjaannya tidak dapat lepas dari itu semua. Kadangkala mereka bisa seharian dengan GADGET mereka, Pagi, siang, malam, tak lepas dari Gadget, hingga akhirnya waktu tidur juga berkurang. kadnga ada yang baru tidur saat adzan subuh menggema atau setrelah sholat subuh. sebenarnya tidur setelah Adzan Subuh atau di pagi hari itu membawa dampak negatif terhadap Tubuh, dan di BENCI oleh Rasulullah SAW. Berikut adalah beberapa Dampak Negatifnya : 1. Masalah metabolisme Jika Saudara tidur terlalu lama, tubuh tidak akan berfungsi sesuai ritmenya. Anda akan merasa lapar dalam jangka waktu lama dan hal ini mempengaruhi kecepatan metabolisme. Hal ini akan membuat bobot tubuh meningkat. 2. Lesu Tidur berlebihan akan membuat Saudara merasa lesu karena metabolisme Saudara masih bekerja dalam ‘set’ malam hari. Tubuh membutuhkan waktu lebih lama untuk memulai sistem dan tidak dapat berfungsi normal. Jika Saudara benar-benar ingin tidur sedikit lebih lama, usahakan jangan lebih dari tiga puluh menit. 3. Kehilangan waktu produktif Para ahli menganggap pagi hari adalah waktu paling produktif karena pikiran Saudara masih segar. Jika Anda tidur terlalu lama maka akan akhirnya kehilangan banyak waktu produktif dalam sehari. Sehingga, Anda harus menyelesaikan pekerjaan sampai larut malam dengan terburu-buru. 4. Disorientasi Tidur terlalu lama membuat Saudara sulit berkonsentrasi dalam waktu lama. Kecuali, setelah bangun tidur Anda langsung berolahraga. Lalu, karena metabolisme tidak bisa berhenti otak akan membuat Saudara merasa lapar. 5. Sakit kepala Cairan serebrospinal bergerak ke otak ketika Saudara tidur terlalu lama. Kondisi ini, jika berlangsung dalam waktu lama dapat menyebabkan sakit kepala parah dan bahkan menyebabkan kebutaan. Jadi, pikirkan lagi jika Saudara ingin tidur lebih lama. Menurut para salaf, tidur yang terlarang adalah tidur ketika selesai shalat shubuh hingga matahari terbit. Karena pada waktu tersebut adalah waktu untuk menuai ghonimah (pahala yang berlimpah). Mengisi waktu tersebut adalah keutamaan yang sangat besar, menurut orang-orang sholih. Sehingga apabila mereka melakukan perjalanan semalam suntuk, mereka tidak mau tidur di waktu tersebut hingga terbit matahari. Mereka melakukan demikian karena waktu pagi adalah waktu terbukanya pintu rizki dan datangnya barokah (banyak kebaikan).” (Madarijus Salikin, 1/459, Maktabah Syamilah) BAHAYA TIDUR PAGI * [Pertama] Tidak sesuai dengan petunjuk Al Qur'an dan As Sunnah. [Kedua] Bukan termasuk akhlak dan kebiasaan para salafush sholih (generasi terbaik umat ini), bahkan merupakan perbuatan yang dibenci. [Ketiga] Tidak mendapatkan barokah di dalam waktu dan amalannya. [Keempat] Menyebabkan malas dan tidak bersemangat di sisa harinya. Maksud dari hal ini dapat dilihat dari perkataan Ibnul Qayyim. Beliau rahimahullah berkata, "Pagi hari bagi seseorang itu seperti waktu muda dan akhir harinya seperti waktu tuanya." (Miftah Daris Sa'adah, 2/216). Amalan seseorang di waktu muda berpengaruh terhadap amalannya di waktu tua. Jadi jika seseorang di awal pagi sudah malas-malasan dengan sering tidur, maka di sore harinya dia juga akan malas-malasan pula. [Kelima] Menghambat datangnya rizki. Ibnul Qayyim berkata, "Empat hal yang menghambat datangnya rizki adalah [1] tidur di waktu pagi, [2] sedikit sholat, [3] malas-malasan dan [4] berkhianat." (Zaadul Ma’ad, 4/378) [Keenam] Menyebabkan berbagai penyakit badan, di antaranya adalah melemahkan syahwat. (Zaadul Ma’ad, 4/222) tetapi dari pernyataan diatas ternyata ada juga waktu - waktu yang baik untuk tidur, bahkan sangat dianjurkan. Waktu tidur yang paling bermanfaat yaitu : [1] tidur ketika sangat butuh, [2] tidur di awal malam –ini lebih manfaat daripada tidur di akhir malam-, [3] tidur di pertengahan siang –ini lebih bermanfaat daripada tidur di waktu pagi dan sore-. Apalagi di waktu pagi dan sore sangat sedikit sekali manfaatnya bahkan lebih banyak bahaya yang ditimbulkan, lebih-lebih lagi tidur di waktu ‘Ashar dan awal pagi kecuali jika memang tidak tidur semalaman. nah,, bagaimana kawan,?? apakah masih mau tidur di pagi hari lagi?? yuk, kita sama - sama mulai membenahi perilaku kita dari hal - hal yang biasa kita lakuan. semoga bermanfaat . . . Artikel rumaysho.com/belajar-islam/amalan/514-kebiasaan-tidur-pagi-ternyata-berbahaya.html

Saat Jilbab hanya Akting

Bagi sebagian orang, jilbab adalah simbol kehormatan dan kesucian. Ia menjadi simbol ketundukan seorang hamba kepada Sang Pencipta yang memerintahkannya untuk berjilbab. Jilbab menjadi perisai dirinya dari godaan untuk berbuat sesuatu yang bisa mencederai kehormatan dan kesuciannya. Karena itulah, jilbab tak hanya sekedar busana penutup bagian badan yang tak boleh diekspos untuk publik. Namun bagi sebagian orang, jilbab tak lebih dari sekedar akting. Saat sinetron dan film sedang naik daun dengan tema keagamaan, para produser paling sekuler sekalipun ikut latah memproduksi sinetron atau film yang menampilkan perempuan-perempuan berjilbab. Perempuan-perempuan itu merupakan artis yang sedang berakting dengan jilbab. Di luar sinetron dan film, mereka tak lebih dari sekedar artis yang dengan entengnya berpenampilan seksi yang mengumbar aurat. Sinetron dan film adalah media yang menampilkan dunia rekaan dengan sedemikian rupa sehingga karya rekaan itu seolah-olah nyata. Semakin bagus karya film atau sinetron, semakin mampu ia memaksa para penonton untuk menganggapnya sebagai dunia nyata. Karena itulah, banyak para penonton yang kemudian menganggap apa yang dilakukan para artis berjilbab itu merupakan manifestasi dari realitas hidupnya sendiri. Para penonton yang terbius dengan akting para artis itu kelak hanya akan kecewa. Idolanya itu ternyata hanya sekedar menipu mereka. Bagi para artis itu, jilbab tak lebih dari sekedar tuntutan skenario. Salah satu sinetron yang kini tayang di SCTV, Istiqomah, bisa dijadikan contoh. Pemeran tokoh Istiqomah yang sopan berjilbab itu adalah artis pendatang baru bernama Rina Diana. Ternyata oh ternyata. Rina juga tampil seksi dengan busana minim di kesempatan lain. Sungguh hal itu tidak sejalan dengan nama istiqomah yang ia perankan. Dalam bahasa Arab, istiqomah bisa berarti konsisten. Memang tak semua artis berjilbab hanya mengenakan jilbabnya saat di sinetron atau film. Ada juga yang betul-betul berjilbab dalam kesehariannya, seperti Okky Setiana Dewi dan Zaskia Mecca. Namun mungkin bagi para produser, artis yang betul-betul berjilbab itu tak masuk dalam hitungan mereka. Yang lebih murah dan menguntungkan, adalah mencari artis lain yang terkenal atau pendatang baru lantas disuruh mengenakan jilbab. Para produser, sutradara, dan artis tersebut sebenarnya sedang melecehkan nilai-nilai mulia yang terkandung dalam jilbab. Mereka mengacak-acak nilai jilbab sehingga tak lebih dari sekedar fashion yang sedang memiliki nilai jual tinggi dalam dunia sinetron dan film. Yah, dunia memang panggung sandiwara. Begitu kata Nicky Astria dalam lagunya.Bagi sebagian orang, jilbab adalah simbol kehormatan dan kesucian. Ia menjadi simbol ketundukan seorang hamba kepada Sang Pencipta yang memerintahkannya untuk berjilbab. Jilbab menjadi perisai dirinya dari godaan untuk berbuat sesuatu yang bisa mencederai kehormatan dan kesuciannya. Karena itulah, jilbab tak hanya sekedar busana penutup bagian badan yang tak boleh diekspos untuk publik. Namun bagi sebagian orang, jilbab tak lebih dari sekedar akting. Saat sinetron dan film sedang naik daun dengan tema keagamaan, para produser paling sekuler sekalipun ikut latah memproduksi sinetron atau film yang menampilkan perempuan-perempuan berjilbab. Perempuan-perempuan itu merupakan artis yang sedang berakting dengan jilbab. Di luar sinetron dan film, mereka tak lebih dari sekedar artis yang dengan entengnya berpenampilan seksi yang mengumbar aurat. Sinetron dan film adalah media yang menampilkan dunia rekaan dengan sedemikian rupa sehingga karya rekaan itu seolah-olah nyata. Semakin bagus karya film atau sinetron, semakin mampu ia memaksa para penonton untuk menganggapnya sebagai dunia nyata. Karena itulah, banyak para penonton yang kemudian menganggap apa yang dilakukan para artis berjilbab itu merupakan manifestasi dari realitas hidupnya sendiri. Para penonton yang terbius dengan akting para artis itu kelak hanya akan kecewa. Idolanya itu ternyata hanya sekedar menipu mereka. Bagi para artis itu, jilbab tak lebih dari sekedar tuntutan skenario. Salah satu sinetron yang kini tayang di SCTV, Istiqomah, bisa dijadikan contoh. Pemeran tokoh Istiqomah yang sopan berjilbab itu adalah artis pendatang baru bernama Rina Diana. Ternyata oh ternyata. Rina juga tampil seksi dengan busana minim di kesempatan lain. Sungguh hal itu tidak sejalan dengan nama istiqomah yang ia perankan. Dalam bahasa Arab, istiqomah bisa berarti konsisten. Memang tak semua artis berjilbab hanya mengenakan jilbabnya saat di sinetron atau film. Ada juga yang betul-betul berjilbab dalam kesehariannya, seperti Okky Setiana Dewi dan Zaskia Mecca. Namun mungkin bagi para produser, artis yang betul-betul berjilbab itu tak masuk dalam hitungan mereka. Yang lebih murah dan menguntungkan, adalah mencari artis lain yang terkenal atau pendatang baru lantas disuruh mengenakan jilbab. Para produser, sutradara, dan artis tersebut sebenarnya sedang melecehkan nilai-nilai mulia yang terkandung dalam jilbab. Mereka mengacak-acak nilai jilbab sehingga tak lebih dari sekedar fashion yang sedang memiliki nilai jual tinggi dalam dunia sinetron dan film. Yah, dunia memang panggung sandiwara. Begitu kata Nicky Astria dalam lagunya.

Friday, 30 August 2013

Dia…

Dia bisa begitu menyebalkan,
bisa juga begitu menyenangkan.
Dia bisa begitu pelupa,
bisa juga begitu peduli pada hal-hal kecil yang tak diingat semestinya.
Dia bisa begitu cuek,
bisa juga begitu perhatian tanpa perlu diminta.
Dia bisa begitu membuat kepala saya pecah,
bisa juga membuat saya mencari bahunya untuk menyandarkan kepala melepas keluh kesah.
Dia bisa begitu membuat saya ingin pergi dan meninggalkan,
bisa juga membuat saya mencari untuk memeluknya berlama-lama.
Dia terkadang mendengkur memekakkan telinga,
tapi begitu sepi saya merindukan suaranya.
Dia sahabat paling baik yang paling saya percaya dan saya cari,
juga musuh yang paling sering saya jauhi.
Dia segala yang menyebalkan sepuluh kali lipat dari kata menyebalkan itu sendiri,
Dia juga segala yang membahagiakan dan selalu menjadi tempat saya kembali.
Dia begitu nyaman seperti rumah,
seperti bicara dengan orang asing yang begitu ramah,
seperti pasangan dari sesuatu yang sebelumnya hilang.
Dia pasangan jiwa,
yang dirancang Tuhan sedemikian rupa untuk menyeimbangkan hidup saya.
Suami, sekaligus nantinya Ayah yang dibanggakan keturunannya, juga imam yang menuntun langkah saya ke surga dengan ridho-nya.
Dia paket lengkap dari Tuhan, untuk menua bersama, tumbuh…dan saling melengkapi selamanya.
1 orang yg menemanimu 
dlm kesusahan jauh 
LEBIH BERHARGA dibanding 
1000 orang yg menemanimu 
hanya dlm kesenangan